Produksi Teater

Subversif!

poster”Subversif!” adalah sebuah lakon karya Faiza Mardzoeki ( Produser dan Penulis ), adaptasi dari ” An Enemy of The People ” Karya Hendrik Ibsen. Pertunjukan teater ” Subversif!” akan di gelar di Rumah Betang Palangkaraya pada tanggal 23-24 Oktober 2014 dan di Graha Bahti Budaya TIM Jakarta pada tanggal 12-14 Maret 2015.

Pementasan yang merupakan kerjasama antara Kedutaan Norwegia dan Institut Ungu ini di sutradarai oleh Wawan Sofwan dan melibatkan para aktor-aktor Film, Teater, serta Musisi berpengalaman.

Nyanyi Sunyi Kembang-Kembang Genjer

genjerNyanyi Sunyi Kembang-Kembang Genjer adalah karya dari Faiza Mardzoeki (penulis naskah dan sutradara) merupakan cerita drama yang terinspirasi oleh realitas sejarah Indonesia.
Dipentaskan untuk memperingati Hari Perempuan Internasional 2014 pada tanggal 7-8 Maret 2014 pukul 20.00 dan 9 Maret 2014 pukul 15.00 di Goethe Haus Jalan Sam Ratulangi No 9-15 Jakarta.

Pentas Teater “Rumah Boneka” ( A Doll’s House)

rumah-boneka-chantal-della-concetta-maya-hasan-a-dolls-house-henrik-ibsenRumah Boneka, mengangkat peristiwa yang terjadi di keluarga kelas menegah Jakarta, pada masa kini. Tentang sepasang suami istri yang harus betarung mempertanyakan kembali nilai-nilai perkawinan dan keadaan keluarganya. Rumah Boneka juga mengajak kita memikirkan kembali tentang moral, agama dan masyarakatnya yang dipenuhi mental korup dan kemunafikan.
Ini adalah sebuah pementasan teater berdasarkan karya klasik Henrik Ibsen, penulis drama realis paling terkenal asal Norwegia. Naskah Ibsen tersebut diterjemahkan dan diadaptasi ke dalam kontek Indonesia oleh Faiza Mardzoeki dengan latar peristiwa Jakarta kontemporer.
Produser Faiza Mardzoeki dengan sutradara Wawan Sofwan (sutradara teater Nyai Ontosoroh), didukung oleh seniman dari Jakarta, Bandung dan New York. Teater ini digarap dengan pendekatan realisme simbolik, sangat memperhatikan detail keaktoran dan dialog. Desain panggung menggunakan seni instalasi minimalis sehingga penonton bisa menyaksikan permainan para aktor dan jalannya cerita di ruang-ruang peristiwa.

Teater “Mereka Memanggilku Nyai Ontosoroh”

ontosorohJumat-Sabtu, 25-26 Maret 2011 20.00 WIB di Teater Salihara. Drama dengan durasi satu setengah jam ini merupakan versi baru dari drama Nyai Ontosoroh yang berdurasi tiga jam. Pada 2007, Nyai Ontosoroh versi panjang telah dipentaskan sembilan kali oleh sembilan sutradara di sembilan wilayah di Indonesia dan mendapatkan sambutan yang luar biasa.

Penulis naskah: Faiza Mardzoeki
Sutradara: Wawan Sofwan
Pemain: Sita Nursanti, Willem Bevers, Agni Melati, Bagus Setiawan

Pentas Teater Monolog “Perempuan Menuntut Malam”

prmpnTeater Monolog “Perempuan Menuntut Malam” yang diproduseri oleh Faiza Mardzoeki dan Rieke Diah Pitaloka ini akan dipentaskan di tiga kota, yakni Jakarta, tanggal 8-9 Maret 2008 di Graha Bhakti Budaya-Taman Ismail Marzuki, di Banda Aceh tanggal 24 Maret bertempat di Event Hall Academic Activity Centre, Prof. Dayan Dawood-Kampus Unsyiah- Darussalam Banda Aceh dan di Bandung di Taman Budaya, tanggal 28-29 Maret 2008.

Teater “Perempuan di Titik Nol”

titiknol1Pada 20-21 April 2002 Solidaritas Perempuan (SP) akan menggelar pementasan teater ‘Perempuan di Titik Nol’ (yg diangkat dari novel karya pejuang hak-hak perempuan asal Mesir, Nawal el Sa’dawi) di Graha Bakti Budaya Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Pementasan ini dimaksudkan untuk menyambut Hari Kartini.

Diantara nama-nama yang ikut berperan aktif dalam pementasan ini adalah: Nurul Arifin & Ria Irawan , Yeni Rosa Damayanti & Faiza Mardzoeki (pimpinan produksi) & Myra Diarsih (bicara soal ‘seksualitas dan perempuan’), Daniel Hariman Jacob (sutradara), Sinta Nuriyah (dewan penasihat produksi), Carmanita (Kostum & Cultural Background), Sanggar Matahari (penata musik), Ibu Madya Patra Rahadi (penata gerak & tari), Ugo hayono (penata artistik), Jose Rizal Manua (tata cahaya), Karlina Leksono (dari sudut filosofi) dan Debra Yatim (pengamat seni).