Faiza Mardzoeki

2 Poems-Seandainya Tuhan Ada dan Sajak Kepada Nabi Muhamad

Seandainya Tuhan ada Faiza Mardzoeki Seandainya Tuhan ada, Engkau akan mematikan pengeras suara membelah langit Datang dari tempat-tempat yang mereka sucikan Menjulurkan otot-otot leher hingga mengeras Memanggilmu, meneriakkan Allohuakbar Seolah Engkau tuli…. Seandainya Tuhan ada, Engkau akan membanting pengeras suara yang datang dari rumah suci… Dan menjambak mereka yang tak pernah mengerti apa arti Engkau […]

old articles: about John Howard and Indonesian Migrant Wokers

Howard dan Ancaman Demokrasi Faiza Mardzoeki Australia saat ini dipimpin oleh Perdana Menteri yang telah menang dalam pemilihan sebanyak empat kali. Dialah John Howard, seorang politisi yang sudah aktiv sejak muda di Partai Liberal, sebuah partai berhaluan kanan dan konservatif. John Howard satu-satunya politisi yang menang empat kali berturut-turut dalam pemilu sepanjang sejarah Australia. Bahkan […]

6 Film Reviews-old articles: Jane Austen, Vera Drake, Mooladee, ect

Pandaemonium Romantisme penyair pemberontak Faiza Mardzoeki Apakah jadinya jika seorang seniman film memvisualkan puisi-puisi imajinatif romantik abad 18, dari Samuel Taylor Coleridge? Bagi yang pernah belajar sastra Inggris atau yang menggemari pusi-pusi klasik, rasanya sulit melewatkan puisi-pusi karya Coleridge, seperti The rime of the Ancient Mariner atau Kubla Khan. Julien Temple, sutradara asal Ingris yang […]

MENGGUGAT KESUMPEKAN-Liputan Kompas “Perempuan Menuntut Malam”

MONOLOG Menggugat Kesumpekan KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO / Kompas Images Rieke Diah Pitaloka bermonolog dalam Pentas Teater Monolog Perempuan Menuntut Malam; tentang Rumah, Cinta, Seks, Politik, dan Kekuasaan bersama Niniek L Karim dan Ria Irawan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat ( 7/3 ) . Minggu, 9 Maret 2008 | 09:10 WIB Ilham Khoiri […]

Siaran Pers Teater Monolog-Perempuan Menuntut Malam-

SIARAN PERS PENTAS TEATER MONOLOG “Perempuan Menuntut Malam” PRODUKSI INSTITUT UNGU dan YAYASAN PITALOKA Untuk Perayaan Hari Perempuan Sedunia Jakarta – Banda Aceh – Bandung Untuk peringatan Hari Perempuan Sedunia 2008, Institut Ungu dan Yayasan Pitaloka mempersembahkan pentas teater monolog berjudul “Perempuan Menuntut Malam”. Naskah monolog ini ditulis bersama oleh Rieke Diah Pitaloka dan Faiza […]